Minggu, 30 Mei 2010

Gelar Talk Show



Plan to Success

Tidak lengkap bila hanya penanaman tanaman langka. Panitia reuni 79 ini juga menggelar Talk Show. Talk Show ini diadakan di Aula Santa Maria lantai 4. Talk show ini bertema tentang Kewirausahaan, yakni plan to success. Narasumbernya juga dari alumni sendiri, yakni Tanadi Santoso. Tanadi Santoso ini salah satu entreprenuer yang disegani di Surabaya dan Indonesia. Sekaligus motivator yang selalu mengudara di 104,3 FM.

Pengusaha komputer, web design, toko cinderamata ini biasa dipatok Rp 20 juta hingga Rp 30 juta sebagai pembicara dalam memberikan seminar. Namun, pada reuni ini Tanadi rela berkorban tidak dibayar demi almamaterku dan generasi SMA Santa Maria. Untuk membagikan ilmunya kepada siswa-siswi dalam kiat menuju sukses.

”Talk Show ini semakin meriah dengan penampilan modern dance dan paduan suara siswa-siswi SMA Santa Maria.”

Setelah Talk Show, Sabtu malamnya. Alumni ini bernostalgia di Hotel Singasana dan keesokkan harinya, Minggu (30/5) mengadakan pengabdian masyarakat dengan penanaman tanaman Pances di Trawas dengan 1800 tanaman. Tanaman Pances ini, tanaman sejenis bibit yang penanamannya harus di hutan. Dikarenakan membutuhkan ruang terbuka hijau yang jauh dari polusi udara. Dan, udaranya dingin. (asep)

Sabtu, 29 Mei 2010

Reuni SanMar

Maknai Reuni
dengan Gerakan Penghijauan 79
Tidak hanya sekedar temu kangen, alumni SanMar 1979 ini menggelar penghijauan di halaman depan Santa Maria. Dengan menanam 70 pohon untuk mengurangi polusi udara dan memperindang halaman Santa Maria, Sabtu (29/5). Dan, Minggu (30/5) dilanjutkan penanaman 1800 pohon di Trawas. (asep)

Reuni SanMar

REUNI
Alumni SMA Santa Maria 1979
menelorkan slogan LETS GO GREEN SANMAR 79
(Sabtu, 29 Mei 2010)

Jumat, 28 Mei 2010

Sparkling Coffee Shop

Cafe Anak Muda, Penuh Music Acoustic dan Movie Day

Sparkling Coffee Shop, salah satu cafe anak muda yang terletak di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, tepatnya di jalan Brigjen Katamso 68 Waru-Sidoarjo. Cafe ini menyediakan berbagai fasilitas. Diantaranya coffee, food, movie day, dan music acoustic. Dan, menyediakan layanan internet gratis melalui Wifi. Dan, didesain lesehan dan memakai kursi sowa. Tampak juga banner-banner Sparkling mengelilingi cafe ini.

Di lihat dari tempatnya sangat strategis, dikarenakan letaknya berada di pinggir jalan. Bila melintasi jalan Sedati sebelah kanan dan dari arah pabrik paku sebelah kiri jalan. Coffee ini buka setiap hari, pukul 07.00 – 24.00 WIB.

Untuk music acoustic di coffee ini bekerjasama dengan komunitas Ko-J-Tsu. Music acoustic selalu tampil pada hari Jumat. Komunitas Ko-J-Tsu ini merupakan komunitas Jepang. Sehingga musiknya berbau Jepang. Music acoustic ini terdiri dari gitar, bass, dan drum. Untuk drum sendiri, terdiri dari simbal, bass drum, hi-hat, dan senar drum.

Tidak hanya itu, coffee ini juga didukung oleh Bendera Event Organizer dalam menggelar event-event education dan entertainment. Kedua jargon ini akan menyelenggarakan event, yakni Sparkling Students Unpluged dan Kompetisi Catur. Kedua event ini menfokuskan diri untuk pengembangan anak muda, khususnya tingkat Sekolah Menengah Atas baik swasta maupun negeri.

Untuk Sparkling Students Unpluged, Bendera mengemasnya dalam festival musik akustik sesuai konsep dari Sparkling Coffee Shop. Diperuntukkan pelajar SMA seSurabaya dan Sidoarjo yang akan diselenggarakan tanggal 3-4 Juli sebagai Audisinya di Studio Prita dan finalnya 8 Juli 2010 di Sparkling.

Pandu sebagai manajer direktur Bendera mengatakan bahwa musik akustik ini bertujuan untuk menumbukembangkan bakat dan minat pelajar SMA di bidang musik.

Dan, kompetisi catur nantinya diselenggarakan setelah event musik akustik. Kompetisi catur tujuannya, yakni meningkatkan konsentrasi, mengasah pola pikiran dalam mengatur strategi penyerangan. Tidak hanya itu Bendera dan Sparkling ini ingin mewadahi pelajar SMA dalam menumbuhkembangkan talentanya, paparnya.

Nantinya, kompetisi catur diselenggarakan pada tanggal 18 Juli dan 25 Juli 2010 sebagai finalnya. Dan, dimeriahkan oleh jawara musik akustik dari Sparkling Students Unpliged. (asep)
(Foto : Pandu-info lebih lanjut : lihat cafe)

Rabu, 12 Mei 2010

Bidik 2k10

COLOURFUL
bidikkan Ogi-SMA Santa Maria Kelas XI IPS

Orang Muda Katolik


Pesta Demokrasi Ala Kamusamaku

Kamusamaku Community menggelar Pesta Demokrasi, kali pertama Minggu (14/4) di Balai Paroki Sakramen Mahakudus, Pagesangan, Surabaya. OMK Paroki Sakaramen Mahakudus yang populer dengan sebutan KAMUSAMAKU (Kaum Muda Sakramen Maha Kudus) menyelenggarakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Mudika paroki dengan cara mencontreng. Masing-masing calon dari delapan calon yang ada diberi kesempatan untuk berkampanye dengan cara berorasi selama maksimal lima menit untuk memaparkan visi-misi dan pengalaman berorganisasi masing-masing.

Dari delapan calon, ada tujuh yang hadir dan menyampaikan orasinya. Suara gemuruh dan tepuk tangan dari para pendukung menyertai orasi masing-masing calon persis seperti kampanye dalam pilkada dan pilpres. Usai menyampaikan orasinya, masing-masing calon diminta untuk menjawab pertanyaan dengan mengambil nomer undian pertanyaan sebagaimana kalau ada pemilihan cak dan ning.

Panitia Pesta Demokrasi ala Kamusamaku menyediakan 120 kartu suara dan 86 kartu suara digunakan oleh para pemilihnya, yang berarti ada 71,67 % yang menggunakan haknya untuk mencontreng. Pencontrengan dilakukan dengan prosedur hampir sama dengan pencontrengan dalam pilkada dan pilpres yakni para pemilih menuju ke meja panitia untuk mengambil kartu suara yang berisi gambar dan nama calon dan kemudian menuju ke bilik pencontrengan. Panitia menyediakan empat bilik pencontrengan. Seusai mencontreng, pemilih memasukkan kartu suara yang sudah dicontreng ke dalam kotak suara yang disediakan.

Hasil perolehan suara adalah ketua terpilih, Louis Andilun Gatu, memperoleh 51 suara (59,30 % dari kartu suara yang dicontreng) dan wakil ketua terpilih, Veronika Sari Fuji, mendapatkan 9 suara (10,47 % dari kartu suara yang dicontreng).

Atas terpilihnya ketua dan wakil ketua yang baru, ketua mudika paroki Samaku 2007-2010 mengucapkan selamat kepada mereka dan menyampaikan pesan: “Jangan cepat putus asa dalam mengemban tugas”. Selanjutnya, pastor kepala paroki Sakramen Mahakudus, Pagesangan, romo J.A. Sri Nugroho yang akrab dengan sapaan romo Nano – memberikan salam proficiat untuk mereka dan berpesan: “Rukun-rukunlah selalu anak-anakku”, sebagaimana pesan orang tua kepada anak-anaknya.

Ketua terpilih pun memberikan sambutan singkat yang pada intinya mohon dukungan dari semua mudika Samaku dan ajakan untuk saling sharing demi kemajuan bersama. Demikian juga wakil terpilih mengajak semua untuk bersama-sama bertanggungjawab demi Mudika Samaku. Acara ditutup dengan doa oleh ketua terpilih dan berkat dari romo Nano. (Theophilus Jokri)

Sabtu, 24 April 2010

SMA Santa Maria


Gelar Sang Pewaris Negeri

Siswa-siswi SMA Santa Maria, Sabtu (24/4) di Aula Santa Maria mengelar pergelaran seni 2K10 dengan mengusung tema Sang Pewaris Negeri. Sang Pewaris Negeri ini dikemas melalui maha karya seni musik, tari, dan seni rupa.

Diantaranya Tari Gemilang Nusantara, Rampak Perkusi, Tari Saman ”Gayo Linggau”, Tari Rantak, Kentrung Modern yang berjudul ”Nying-Nying Tradisional vs Modern, Tari ”Enchantuer”, Tari ”Antara 2 Pulau”, Tresna Tanpa Wicara, Tari Tresnaning Putri”, Kompisi Penataan ”Parisuka”, dan seni daur ulang dibawah bimbingan Pambuko Kristian S.Sn, Maria Darmajani, Eva Dianita D. S.Pd., dan C.J. Suwarto.

Menurut Pambuko Kristian, koordinator pelaksana mengungkapkan bahwa Sang Pewaris Negeri ini bagian dari penilaian ujian kompetensi siswa dalam menyajikan karya seni di sekolah. Tidak hanya teori yang diberikan pada mata pelajaran seni dan budaya di kelas. Tetapi mereka diajak untuk menciptakan karya seni sendiri. Karya seni diciptakan oleh kelas XI yang berjumlah 192 siswa-siswi dari program IPA, IPS, dan Bahasa, ungkap Pambuko.

Hingga, apa yang telah diberikan di proses kegiatan belajar mengajar ada bukti fisiknya dan tidak sekedar mencari nilai. Melainkan memahami karya seni itu mahal dan tidak dapat dihitung oleh finalsial.

”Dan, sampai bulan Maret siswa-siswi kelas XI telah menciptakan 11 karya kolaborasi karawitan, perkusi, tari, dan teater.”

Untuk proses latihannya membutuhkan waktu 2 bulan lebih. Dan, proses pembuatannya diawali dengan perdebatan konsep antara anggota kelompok. Setiap kelompok diberikan kebebasan mengeksplorasi konsepnya, seperti perpaduan karawitan denagn teater, yakni Torehan Kasih, tambahnya.

Torehan Kasih ini menceritakan ketidaksadaran seorang anak yang melupakan ibunya. Akibat dari keegoisannya untuk selalu bersama teman-temannya. Sampai melupakan ibunya. Dan, dieding cerita si anak yang diperankan oleh Maria Aurillia Lazuardi timbul kesadaran dengan membaca buku harian ibunya, ungkap Pambuko.

Dan, 3 jam lebih pergelaran seni digelar dan tidak membuat para penonton beranjak dari tempat duduk. Dan, Ir. Marceline Prophylia mengungkapkan bahwa Sang Pewaris Negeri sungguh luar biasa. Siswa-siswi kelas XI sangat kreatif membuat konsep dan alur ceritanya. (asep) Foto : xel, kelas x.