Rabu, 04 Juli 2012

Konstruksi Tiang Penyangga Jembatan Suramadu Surabaya (2)



Foto dibidik Jumat lalu (29/6/12) oleh blogger/asep.

Jembatan Suramadu Surabaya (1)







Foto-foto dibidik Jumat lalu (29/6/12) oleh blogger/asep.

Pantai Kenjeran Surabaya (3)

                                                                                                              blogger/asep
Para nelayan melepas lelah setelah seharian mencari ikan 
di Pantai Kenjeran Surabaya, Jumat lalu (29/6/12).

Minggu, 01 Juli 2012

Cangkir

                                                                                   foto : asep.
Cangkir Putih dan Hijau
                                                  

Ekspresi dan Gestur Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono, Pr.





Selamat Lustrum I Tahbisan Uskup Surabaya
Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono, Pr.

Foto-foto diambil oleh asep
di Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Surabaya.

Ekspresi dan Gestur Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono, Pr.






Foto-foto ini dibidik oleh asep.

Di Perayaan Lustrum I Tahbisan Uskup Surabaya
Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono, Pr.

Lustrum I Tahbisan Uskup Surabaya


Potong Tumpeng

5 tahun Tahbisan Uskup Surabaya atau Lustrum I, Uskup Surabaya, Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono bersama umat Hati Kudus Yesus dan para romo Diosesan merayakan peringatan tahbisan Uskup Surabaya dengan sederhana, Jumat lalu (29/6/12).

Perayaan diawali dengan perayaan ekaristi harian di Gereja Hati Kudus Yesus dipimpin sendiri oleh Mgr. Sutikno didampingi Romo Paroki Hati Kudus Yesus, RD. Yosef Eko Budi Susilo.

Perayaan dilanjutkan dengan ucapan syukur melalui ramah tamah di samping kanan gereja dengan dilengkapi panggung beserta spanduk bertuliskan Lustrum I Uskup Surabaya.

Di sela-sela ucapan syukur, umat diajak melihat kilas balik karya penggembalaannya selama 5 tahun berkarya menjadi Uskup Surabaya melalui pemutaran slide foto. Dokumen foto ini koleksi dari tabloid Jubileum.

Seperti yang diungkapkan Errol Jonathans yang didapuk sebagai MC, Uskup Surabaya pertama kali melayani umat di Stasi Porong pada saat musibah nasional, lumpur Lapindo.

Di kesempatan ini, Mgr. Sutikno juga mengajak umatNya untuk menghidupi arah dasar Keuskupan Surabaya dan mengajak umat yang hadir di perayaan ini. Untuk menyerukan visi dan misi Arah Dasar, “Gereja Keuskupan Surabaya sebagai Persekutuan Murid-Murid Kristus yang Semakin Dewasa dalam Iman, Guyub, Penuh Pelayanan, dan Misioner.”

Tak lama kemudian, sebagai ucapan syukur atas Lustrum I Mgr. Sutikno memotong tumpeng. Potongan tumpeng yang pertama diberikan oleh RD. Yosef Eko Budi Susilo.(asep)