Senin, 03 Desember 2012

ITATS Gelar Lomba dan Pameran Fotografi



Abadikan Panorama Kampus Tercinta

Dunia fotografi sekarang ini sedang marak digemari masyarakat Surabaya. Setiap bulan tidak sepi dengan berbagai kegiatan fotografi mulai dari hunting sampai lomba fotografi. Sampai penggiat fotografi membuat kelompok fotografi dengan jejaring melalui account facebook dan twitter.
Semarak fotografi ini ditanggapi positif oleh civitas akademika Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) dengan menggelar lomba fotografi  yang bertajuk Panorama Kampus ITATS. Lomba dimulai satu bulan yang lalu mulai 22 – 28 November 2012. Selama lima hari peserta fotografi dibebaskan membidik aktifitas kampus mulai kegiatan perkuliahan, aktifitas perpustakaan, praktikum, karyawan, hingga kegiatan mahasiswa ITATS.

Antusias peserta mulai dari staf, dosen, dan mahasiswa sangat tinggi dalam mengabdikan kampusnya melalui bidikan terbaik. Dan, dibebaskan menggunakan kamera apapun mulai dari kamera poket, SLR, maupun kamera Handphone.

Pengumpulan hasil foto tidak hanya terbatas pada cropping dan editing contrast/brightness maupun dari segi auto color. Peserta dibebaskan mengedit hasil bidikan mereka dengan software apapun, seperti adobe photoshop. Peserta dibebaskan mengirimkan beberapa hasil bidikannya. Dicetak dengan ukuran 10R dan dilapis karton coklat dan kertas hitam. Masing-masing peserta diwajibkan menuliskan judul foto dan nama di formulir pengumpulan foto yang telah disediakan panitia.
Hasilnya pun tidak kalah dengan fotografer professional dan fotografer jurnalis. Dan, sekitar 50 foto dipamerkan di gedung A.  Foto-foto diambil dengan subjek dan angel yang berbeda. Bahkan secara teknik bidikannya pun sudah cukup tinggi, seperti teknik blur di objeknya.
Kegiatan ini dikomentari oleh Lucky, salah satu dosen Teknik Informatika, Senin (3/12/2012). Lucky mengutarakan lomba fotografi ini bagian dari life skill civitas akademika. Civitas akademika tidak hanya disibukkan dalam perkuliahan, tetapi mengasah kreatifitas civitas akademika dalam kepekaan dalam mengabdikan panorama kampus ITATS, jabarnya.
Lucky menambahkan dengan adanya lomba dan pameran fotografi menjadi kegiatan tahunan yang terus dikembangkan dan menjadi bagian dari kecintaan civitas akademika terhadap kampusnya. Bukan hanya kegiatan begitu saja yang diselenggarakan oleh panitia ataupun UKM fotografi. Lomba dan pameran bagian dari jati diri civitas akademika, tambah dosen Teknik Informatika.

Nantinya, pemenang dari lomba fotografi berdasarkan polling dan pilihan dewan juri. Dengan kategori juara I, II, III, dan harapan I. Bahkan ada the best foto pilihan pengunjung selama pameran berlangsung selama satu minggu ini. (asep)

Kamis, 29 November 2012

Lestarikan Seni Budaya


Beautiful Girl 2012



Tragedi

 
    

    

     



Terios Terjun di Sungai Nginden Semolo

Suasana tampak ramai di jalan Nginden Semolo sekitar ruko. Keramaian itu diakibatkan oleh terjatuh mobil Terios milik Didik di sungai, Kamis (29/11/2012). Jatuhnya mobil diakibatkan menghindari kemacetan di ruas jalan Nginden Semolo arah Terminal Bratang. Pengakuan Didik, pemilik mobil yang terjatuh, Didik ingin menghindari truk yang berada di depannya dan mengambil jalur kanan. Awalnya dia ingin ambil jalur kiri untuk mendahului truk di depannya. Karena di kiri banyak pengguna jalan, yakni sepeda dan sepeda motor. Akhirnya Didik inisiatif mengambil jalur kanan. Tetapi inisiatif menimbulkan tragedi mobilnya terjun di sungai. Pada saat ambil jalur kanan, Didik terlalu penuh gasnya sampai tidak bisa mengendalikan diri. Awalnya menabrak pembatasan jembatan. Sampai bodi kanan beser dari depan hingga belakang.

Tak lama kemudian, mobil sudah berada di sungai. Di mobil terdapat istri dan anaknya. Dengan pertolongan warga, anak dan istri dapat dikeluarkan dari mobil dan terakhir  Didik. Sampai pukul 17.00 WIB , mobil masih terendam di sungai Nginden Semolo menunggu pengangkut mobil datang dari dinas angkut.

Kejadian ini juga mengakibatkan kemacetan di ruas jalan Nginden Semolo. Dikarenakan pusat kejadian berada di ruko Nginden Semolo, kampus Unitomo, dan Untag. (asep)

Kamis, 19 Juli 2012

Bermain dan Berdoa



Foto dibidik oleh Asep, Minggu lalu (8/7/12) 
Pesta Nama Pelindung Gereja Ratu Pencinta Damai, Pogot-Surabaya.

Selancar Angin 2012





Atlet selancar angin dari Jawa Timur ini sedang mencari arah mata angin.
Untuk berlatih sparing di Pantai Ria Kenjeran, Minggu lalu (15/7/2012).
Target mereka membawa pulang tiga (3) emas di PON XVIII 2012, Riau. (asep)


Senin, 16 Juli 2012

PON 2012



Minggu lalu (15/7/12) tepatnya di Pantai Ria Kenjeran, tampak atlet Selancar Angin sedang sparing pukul 12.00 WIB. Pada saat sparing di pantai Kenjeran terdiri 8 atlet. Nantinya cabang Selancar Angin ini mengeluarkan 6 anggota dan menargetkan 3 emas di PON XVIII yang akan diselenggarakan di Riau.

Pada tanggal 9 September 2011 Pemerintah Provinsi Riau Meresmikan Tugu Hitung Mundur atau Tugu Countdown Timer PON XVIII. 

Acara Pembukaan Pekan Olahraga Nasional XVIII sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 9 September 2012. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional yang biasanya diperingati pada tanggal 9 September.

Logo PON XVIII Riau 2012 adalah layar Perahu Lancang Kuning Makna Logo PON XVIII Riau, layar yang menjadi bagian utama logo terdiri dari tiga unsur warna, merupaan warna khas daerah Riau. Warna layar pada logo itu adalah Hijau, Kuning dan Merah.

Bagian bawah logo terdapat riak air yang melambang daerah Riau yang banyak terdapat sungai. Tulisan Riau 2012 dan PON XVIII memberikan informasi bahwa Riau sebagai tuan rumah penyelenggara Pekan Olah Raga Nasional XVIII.

Maskot PON XVIII Riau 2012 adalah Burung Serindit yang merupakan hewan khas daerah Provinsi Riau. Bagi orang melayu Riau, Serindit dimitoskan sebagai kebijaksanaan, keindahan, keberanian, kesetiaan, kerendahan hati maupun lambang kearifan.

Maskot PON XVIII Riau 2012 yang berupa burung serindit hijau ini mengenakan busana melayu khas Riau dengan warna kebesaran melayu berwarna kuning lengkap dan songket dipinggangnya serta memegang obor PON. (asep/diambil dari berbagai sumber)